Items where Subject is "Economy"
![]() | Up a level |
- Taxonomy (21)
- By Niche (21)
- Ethnology (21)
- Melanau (Malaysian People) (21)
- Economy (21)
- Melanau (Malaysian People) (21)
- Ethnology (21)
- By Niche (21)
Abdul Yakub Arbi
Mukah seeks permanent facilities for Kaul Festival. [Newspaper] (2026)
Bridges
Bridges transform river divides into connections for Melanau communities. [Newspaper] (2026)
Bubur Leluai
Bubur Leluai keistimewaan masyarakat Melanau. [Newspaper] (2018)
Budaya dan warisan
Festival WAK Sibu 2026 ketengah budaya, warisan Melanau. [Newspaper] (2026)
Community-led design
Cultural placemaking through infrastructure: the waterfront as a symbol of sub-rural modernity in Dalat, Sarawak. Borneo Journal of Social Sciences and Humanities, 8 (1). pp. 1-14. ISSN 2682-8235 (2026)
Comprehensive infrastructure
Mukah seeks permanent facilities for Kaul Festival. [Newspaper] (2026)
Cultural placemaking
Cultural placemaking through infrastructure: the waterfront as a symbol of sub-rural modernity in Dalat, Sarawak. Borneo Journal of Social Sciences and Humanities, 8 (1). pp. 1-14. ISSN 2682-8235 (2026)
DUN Sarawak
DUN Sarawak: Tellian disasar destinasi budaya dunia. [Newspaper] (2025)
Datuk Patinggi Tan Sri Abang Johari Tun Openg
Cadangan bina infrastruktur kekal Pesta Kaul Mukah diserah kepada Premier. [Newspaper] (2026)
Destini budaya dunia
DUN Sarawak: Tellian disasar destinasi budaya dunia. [Newspaper] (2025)
Economic growth
Fatimah: Pesta Kaul a catalyst for tourism, economic growth in Oya. [Newspaper] (2026)
Ekonomi
Kaum Melanau diseru perkasa pendidikan, ekonomi demi masa depan lebih mampan. [Newspaper] (2026)
Festival WAK Sibu 2026
Festival WAK Sibu 2026 ketengah budaya, warisan Melanau. [Newspaper] (2026)
Galeri Warisan Melanau Oya
Galeri Warisan Melanau Oya jadi Pusat Rujukan Budaya dan tarikan pelancong. [Newspaper] (2026)
Global south
Cultural placemaking through infrastructure: the waterfront as a symbol of sub-rural modernity in Dalat, Sarawak. Borneo Journal of Social Sciences and Humanities, 8 (1). pp. 1-14. ISSN 2682-8235 (2026)
Historic Melanau cemetery
Retaining wall to protect historic Melanau cemetery in Sg Merah. [Newspaper] (2026)
Ikon warisan Melanau
Umai kekal ikon warisan Melanau tarik pengaruh pengunjung ke Mukah. [Newspaper] (2026)
Indigenous placemaking
Cultural placemaking through infrastructure: the waterfront as a symbol of sub-rural modernity in Dalat, Sarawak. Borneo Journal of Social Sciences and Humanities, 8 (1). pp. 1-14. ISSN 2682-8235 (2026)
Industri pelancongan
DUN Sarawak: Tellian disasar destinasi budaya dunia. [Newspaper] (2025)
Infrastruktur kekal
Cadangan bina infrastruktur kekal Pesta Kaul Mukah diserah kepada Premier. [Newspaper] (2026)
Istilah
Catatan dan deskripsi istilah-istilah yang berkaitan dengan sagu dalam masyarakat Melanau. International Journal of the Malay World and Civilisation, 3 (3): 11. pp. 113-119. ISSN 2289-4268 (2015)
Kaul Festival
Permanent infrastructure upgrade proposed in Mukah to support Kaul Festival, large-scale events. [Newspaper] (2026)
Mukah seeks permanent facilities for Kaul Festival. [Newspaper] (2026)
Kaum Melanau
Kaum Melanau diseru perkasa pendidikan, ekonomi demi masa depan lebih mampan. [Newspaper] (2026)
Lamin Dana
Tellian rep calls for intensified efforts to brand Mukah's Lamin Dana, Museum Sapan Puloh as global cultural destination. [Newspaper] (2025)
Large-scale events
Permanent infrastructure upgrade proposed in Mukah to support Kaul Festival, large-scale events. [Newspaper] (2026)
Lebuk Melanau
Bangunan asal Wisma Melanau dikekalkan dalam pembangunan Lebuk Melanau. [Newspaper] (2026)
Lebuk Melanau: bangunan Wisma Melanau kekal sebagai warisan pembangunan. [Newspaper] (2026)
Makanan tradisi
Bubur Leluai keistimewaan masyarakat Melanau. [Newspaper] (2018)
“Tetebih” sarapan, minum petang tradisi masyarakat Melanau. [Newspaper] (2017)
Makanan tradisional
Tumpik Maknek tampilkan cita rasa tradisional Melanau. [Newspaper] (2026)
Masa depan mampan
Kaum Melanau diseru perkasa pendidikan, ekonomi demi masa depan lebih mampan. [Newspaper] (2026)
Masyarakat Melanau
Festival WAK Sibu 2026 ketengah budaya, warisan Melanau. [Newspaper] (2026)
Bubur Leluai keistimewaan masyarakat Melanau. [Newspaper] (2018)
“Tetebih” sarapan, minum petang tradisi masyarakat Melanau. [Newspaper] (2017)
Tumpik Maknek tampilkan cita rasa tradisional Melanau. [Newspaper] (2026)
Minyak sekiu warisan tradisi masyarakat Melanau jadi nadi ekonomi di Matu. [Newspaper] (2026)
Matu
Minyak sekiu warisan tradisi masyarakat Melanau jadi nadi ekonomi di Matu. [Newspaper] (2026)
Melanau
Catatan dan deskripsi istilah-istilah yang berkaitan dengan sagu dalam masyarakat Melanau. International Journal of the Malay World and Civilisation, 3 (3): 11. pp. 113-119. ISSN 2289-4268 (2015)
Melanau communities
Bridges transform river divides into connections for Melanau communities. [Newspaper] (2026)
Melanau culture
Tellian rep calls for intensified efforts to brand Mukah's Lamin Dana, Museum Sapan Puloh as global cultural destination. [Newspaper] (2025)
Cultural placemaking through infrastructure: the waterfront as a symbol of sub-rural modernity in Dalat, Sarawak. Borneo Journal of Social Sciences and Humanities, 8 (1). pp. 1-14. ISSN 2682-8235 (2026)
Melanau food
The story of sekiu: a golden oil, pure and natural. Other. Bumi Serasi. (2021)
Minyak sekiu
Minyak sekiu warisan tradisi masyarakat Melanau jadi nadi ekonomi di Matu. [Newspaper] (2026)
Mukah
DUN Sarawak: Tellian disasar destinasi budaya dunia. [Newspaper] (2025)
Umai kekal ikon warisan Melanau tarik pengaruh pengunjung ke Mukah. [Newspaper] (2026)
Museum Sapan Puloh
Tellian rep calls for intensified efforts to brand Mukah's Lamin Dana, Museum Sapan Puloh as global cultural destination. [Newspaper] (2025)
Nadi ekonomi
Minyak sekiu warisan tradisi masyarakat Melanau jadi nadi ekonomi di Matu. [Newspaper] (2026)
Perkasa pendidikan
Kaum Melanau diseru perkasa pendidikan, ekonomi demi masa depan lebih mampan. [Newspaper] (2026)
Perkukuh perpaduan
Kaum Melanau diseru perkasa pendidikan, ekonomi demi masa depan lebih mampan. [Newspaper] (2026)
Permanent facilities
Mukah seeks permanent facilities for Kaul Festival. [Newspaper] (2026)
Permanent infrastructure
Permanent infrastructure upgrade proposed in Mukah to support Kaul Festival, large-scale events. [Newspaper] (2026)
Pesta Kaul Mukah
Cadangan bina infrastruktur kekal Pesta Kaul Mukah diserah kepada Premier. [Newspaper] (2026)
Pesta Kaul Oya
Fatimah: Pesta Kaul a catalyst for tourism, economic growth in Oya. [Newspaper] (2026)
Premier Sarawak
Cadangan bina infrastruktur kekal Pesta Kaul Mukah diserah kepada Premier. [Newspaper] (2026)
Promotion
Tellian rep calls for intensified efforts to brand Mukah's Lamin Dana, Museum Sapan Puloh as global cultural destination. [Newspaper] (2025)
Pusat rujukan budaya
Galeri Warisan Melanau Oya jadi Pusat Rujukan Budaya dan tarikan pelancong. [Newspaper] (2026)
Retaining wall
Retaining wall to protect historic Melanau cemetery in Sg Merah. [Newspaper] (2026)
Royston Valentine
DUN Sarawak: Tellian disasar destinasi budaya dunia. [Newspaper] (2025)
Tellian rep calls for intensified efforts to brand Mukah's Lamin Dana, Museum Sapan Puloh as global cultural destination. [Newspaper] (2025)
Sagu
Catatan dan deskripsi istilah-istilah yang berkaitan dengan sagu dalam masyarakat Melanau. International Journal of the Malay World and Civilisation, 3 (3): 11. pp. 113-119. ISSN 2289-4268 (2015)
Sarawak
Catatan dan deskripsi istilah-istilah yang berkaitan dengan sagu dalam masyarakat Melanau. International Journal of the Malay World and Civilisation, 3 (3): 11. pp. 113-119. ISSN 2289-4268 (2015)
Sarawak coastal corridor
Bridges transform river divides into connections for Melanau communities. [Newspaper] (2026)
Sekiu oil
The story of sekiu: a golden oil, pure and natural. Other. Bumi Serasi. (2021)
Sg Merah
Retaining wall to protect historic Melanau cemetery in Sg Merah. [Newspaper] (2026)
Socio-economic
The story of sekiu: a golden oil, pure and natural. Other. Bumi Serasi. (2021)
Sub-rural modernity
Cultural placemaking through infrastructure: the waterfront as a symbol of sub-rural modernity in Dalat, Sarawak. Borneo Journal of Social Sciences and Humanities, 8 (1). pp. 1-14. ISSN 2682-8235 (2026)
Tarikan pelancong
Galeri Warisan Melanau Oya jadi Pusat Rujukan Budaya dan tarikan pelancong. [Newspaper] (2026)
Tarikan pengunjung
Umai kekal ikon warisan Melanau tarik pengaruh pengunjung ke Mukah. [Newspaper] (2026)
Tellian
DUN Sarawak: Tellian disasar destinasi budaya dunia. [Newspaper] (2025)
Tepung sagu
“Tetebih” sarapan, minum petang tradisi masyarakat Melanau. [Newspaper] (2017)
Terminology
Catatan dan deskripsi istilah-istilah yang berkaitan dengan sagu dalam masyarakat Melanau. International Journal of the Malay World and Civilisation, 3 (3): 11. pp. 113-119. ISSN 2289-4268 (2015)
Tetebih
“Tetebih” sarapan, minum petang tradisi masyarakat Melanau. [Newspaper] (2017)
Tourism
Fatimah: Pesta Kaul a catalyst for tourism, economic growth in Oya. [Newspaper] (2026)
Tourism infrastructure
Tellian rep calls for intensified efforts to brand Mukah's Lamin Dana, Museum Sapan Puloh as global cultural destination. [Newspaper] (2025)
Tumpik
Tumpik Maknek tampilkan cita rasa tradisional Melanau. [Newspaper] (2026)
Umai
Umai kekal ikon warisan Melanau tarik pengaruh pengunjung ke Mukah. [Newspaper] (2026)
Warisan kulinari
Minyak sekiu warisan tradisi masyarakat Melanau jadi nadi ekonomi di Matu. [Newspaper] (2026)
Warisan pembangunan
Lebuk Melanau: bangunan Wisma Melanau kekal sebagai warisan pembangunan. [Newspaper] (2026)
Wisma Melanau
Bangunan asal Wisma Melanau dikekalkan dalam pembangunan Lebuk Melanau. [Newspaper] (2026)
Lebuk Melanau: bangunan Wisma Melanau kekal sebagai warisan pembangunan. [Newspaper] (2026)
